1. HOME
  2. »
  3. BERITA

Puteri Komarudin: Selaraskan Kepentingan Pemuda di Kota dan Desa

Editor: Haris Kurniawan  26 Februari 2022 12:22
news/2022/02/26/170152/puteri-komarudin-selaraskan-kepentingan-pemuda-di-kota-dan-desa-2202268.jpg Road to G20

DPR RI - Dalam rangka mendukung Presidensi G20 Indonesia 2022, Provinsi Jawa Barat, selaku Co-Chair Urban 20 (U20), menyelenggarakan acara Urban 20 Talks dengan tajuk “Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital”, pada Kamis (24/2).

Hadir mewakili pemuda Indonesia, Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021 Puteri Komarudin suarakan urgensi untuk selaraskan kepentingan pemuda di kota dan desa.

“Pemuda yang tinggal di perkotaan dan pedesaan memang memiliki kebutuhan yang berbeda tetapi bukan berarti penanganannya harus dilakukan terpisah. Keduanya memiliki keterkaitan dan interaksi, baik dari segi ekonomi maupun mobilitas yang saling mempengaruhi. Justru, kita perlu mengutamakan integrasi dan meningkatkan interaksi antara kedua sisi ini,” ungkap Puteri yang juga bertugas sebagai Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar.

Untuk diketahui bersama, U20 merupakan bagian dari engagement groups KTT G20 bagi para pemimpin daerah di kota-kota negara G20. Gubernur DKI Jakarta selaku U20 Co-Chair Anies Baswedan pun menyebutkan isu-isu prioritas dalam U20 Mayor Summit 2022, antara lain pemulihan ekonomi untuk semua, pengembangan hunian yang produktif dan terjangkau untuk kawasan kota, energi terbarukan, mobilitas pergerakan penduduk, kesehatan mental dan ketahanan pandemi, serta masa depan pekerjaan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua I Bidang Sherpa Track G20 Indonesia Airlangga Hartarto turut ungkapkan peran pemuda untuk dorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.

“Dalam 15 tahun ke depan, Indonesia butuh 600.000 orang talenta digital per tahun atau total 9 juta orang. Untuk itu, pemerintah pusat melakukan kegiatan peningkatan SDM di kota dan desa agar adaptif terhadap kebutuhan. Pemprov Jabar dan DKI juga harap persiapkan ekosistem digitalisasi untuk dorong pemuda bekerja di sektor digital,” ungkap Airlangga.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat selaku U20 Co-Chair Ridwan Kamil menambahkan bahwa dengan pemanfaatan disrupsi digital tidak hanya terpusat di daerah perkotaan, tapi juga di desa.

“Digitalisasi akan melompatkan Indonesia sebagai negara terdepan, asal ekosistem dari peraturan dan pemimpin merangkul pemuda,” jelas Ridwan.

Sementara itu, Lead Co-Chairs T20 Bambang Brodjonegoro menilai pemanfaatan teknologi digital diperlukan untuk membantu kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

“Kuncinya bukan pada ketersediaan teknologi, tetapi pada skill manusia Indonesia terutama kalangan milenial yang memang sudah sangat adaptif dalam pemakaian teknologi digital. Inilah yang kemudian dalam T20 kita punya task force khusus ekonomi digital,” urai Bambang.

Lebih lanjut, Puteri juga mengimbau agar pemerintah negara G20 untuk terus kurangi kesenjangan digital bagi pemuda sehingga bisa menangkap potensi ekonomi digital secara maksimal.

“Pemuda rentan terdampak pandemi COVID-19 secara disproporsional. Dari segi pendidikan, 65 persen pemuda kehilangan pembelajaran (learning loss). Antar negara G20 juga masih terjadi kesenjangan digital.

Belum lagi, pelemahan ekonomi juga menyulitkan pemuda untuk mendapatkan penghasilan. Karenanya, pemerintah G20 perlu atasi kesenjangan ini dan pastikan pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi pembangunan,” tutur Puteri.

Menutup keterangannya, Puteri mendorong agar delegasi Indonesia pada forum kepemudaan Y20 2022 terus memperjuangkan kepentingan pemuda dalam 4 (empat) agenda prioritas yaitu Ketenagakerjaan Pemuda, Transformasi Digital, Planet yang Berkelanjutan dan Layak Huni, serta Keberagaman dan Inklusi

KOMENTAR ANDA