1. HOME
  2. »
  3. BERITA

PIA Fraksi Partai Demokrat bantu korban bencana Pacitan

Editor: Haris Kurniawan  04 Desember 2017 13:04
news/2017/12/04/150963/pia-fraksi-partai-demokrat-bantu-korban-bencana-pacitan-171204w.jpg

DPR RI - Bencana banjir di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menimbulkan korban materi tidak sedikit, bahkan juga korban jiwa. Kesedihan masyarakat korban banjir ini menyentuh hati isteri-isteri wakil rakyat di DPR RI, khususnya dari Persaudaraan Isteri-isteri Anggota DPR RI (PIA) Fraksi Partai Demokrat.

"Kami ikut turut berduka atas meninggalnya korban bencana alam dan kesedihan warga akibat kerusakan yang disebabkan musibah di Pacitan ini," kata Sari Hartanto, salah seorang perwakilan PIA FPD saat mengunjungi wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Minggu (3/12).

Pada kesemptan itu PIA FPD mendirikan dapur umum. Selain itu juga memberi layanan pemeriksaan gratis. "Kami sempat memberi trauma healing bagi anak-anak korban bencana ini," kata Sari.

Di sela menyambut rombongan PIA, Kades Karanganyar Pipit Handoko menyampaikan terimakasih dan menunjukkan sukacitanya.

"Ini bisa mengurangi beban warga kami,sekali lagi kami sampaikan terimakasih," tutur Pipit.

Ia berharap, PIA FPD tidak berhenti dengan kegiatan ini saja. "Semoga ibu-ibu dari istri anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat selalu hadir bersama warga kami," harapnya.

Ungkapan senada disampaikan oleh Sarotun (70) salah satu warga Kebonagung. "Matur suwun sanget bantuan lan kunjunganipun ibu-ibu istri anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat niki," ucap Sarotun.

Menanggapi ini, Sari menegaskan bahwa PIA FPD akan selalu memperhatikan warga yang kesulitan. Baik karena bencana maupun karena masalah-masalah sosial ekonomi umumnya, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan organisasi maupun anggotanya.

"Intinya, kami tidak akan berhenti peduli," kata Sari.

Selain di Karananyar, PIA FPD juga mengagendakan kunjungan dan pemberian bantuan di wilayah RW 5, Krajan Kidul, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan siang ini.

KOMENTAR ANDA