1. HOME
  2. »
  3. BERITA

Ketua DPR Usulkan Konsep Perdagangan Internasional Adil dan Terbuka

Editor: Haris Kurniawan  06 November 2019 12:16
news/2019/11/06/167147/ketua-dpr-usulkan-konsep-perdagangan-internasional-adil-dan-terbuka-191106u.jpg Puan Maharani

DPR RI - Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan konsep perdagangan dunia yang adil dan terbuka dalam pertemuan G20 Parliamentary Speaker’s Summit, di Tokyo, Jepang, pekan ini.

Menurutnya usulan tersebut guna menjawab tantangan isu perang dagang China – Amerika Serikat, dengan konsep perdagangan dunia yang terbuka dan adil menjadi relevan.

“Perdagangan internasional harus bisa diakses oleh semua pihak, termasuk oleh negara maju maupun negara berkembang, perusahaan besar, atau Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM). Sistem perdagangan global yang inklusif harus dapat menjamin bahwa setiap orang mendapat manfaat dari perdagangan internasional,” papar Puan saat memberikan presentasi di hadapan Ketua-Ketua Parlemen negara-negara G-20 di Tokyo, Senin (4/11).

G20 Parliamentary Speaker’s Summit memberikan kesempatan bagi Ketua Parlemen negara G20 untuk bertukar pikiran tentang upaya yang telah dilakukan guna meningkatkan kerja sama internasional dalam menanggulangi tantangan yang dihadapi masyarakat. Dalam pertemuan itu, Puan memimpin salah satu sesi yang membahas tema pembangunan sosial berkelanjutan.

Puan akan membawakan makalah berjudul: “Efforts towards Resolution of Global Challenges and Achievements of the SDGs (Financing for Development, Need for Transparent and Effective Government. Ia menyampaikan DPR RI telah membetuk Panja Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pengalaman-pengalaman DPR RI akan di-share di depan para pemimpin parlemen negara-negara maju yang tergabung dalam G-20.

Menurut politisi PDI-Perjuangan itu, DPR RI telah menyelenggarakan The World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) selama 3 tahun berturut-turut.

“Kita mendorong parlemen negara-negara di dunia untuk terlibat aktif dalam kesuksesan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” harap Puan.

 

KOMENTAR ANDA