1. HOME
  2. »
  3. BERITA

Bantu korban gempa NTB, DPR & lembaga kemanusiaan gelar Expo Hunian Sementara

Editor: Rizlia Khairun Nisa  20 September 2018 19:04
news/2018/09/20/162266/bantu-korban-gempa-ntb-dpr-lembaga-kemanusiaan-gelar-expo-hunian-sementara-1809209.jpg

DPR RI - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap DPR RI bisa terus bekerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan guna membantu korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai salah satu wujud empati dan keterlibatan dalam akselerasi pemulihan pasca gempa NTB, DPR RI mengadakan Expo Hunian Sementara (Huntara) bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan seperti Filantrus, Qoloni dan lainnya.

"Nantinya, Huntara bisa dibangun di lokasi-lokasi terdampak gempa, sehingga bisa membantu saudara-saudara kita memiliki rumah hunian untuk menata kehidupan pasca gempa. Tingginya rasa soliditas masyarakat harus disyukuri karena menjadi penanda bahwa rasa kebangsaan kita masih utuh tak tercerai berai," ujar Bamsoet saat membuka Expo Huntara di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/09).

Hadir dalam kegiatan tersebut Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI), Rasyidi (Sekda Kabupaten Sumbawa, NTB), Bambang Suherman (Ketua Forum Zakat). Selain melakukan Expo, juga dilakukan pemutaran film, lelang foto, penampilan seni, serta talk show. Pada waktu yang sama akan dihimpun dana atau donasi untuk pembangunan Huntara.

"Kepedihan rakyat adalah kepedihan DPR. Mari kita tunjukkan rasa empati kepada saudara-saudara kita NTB yang dilanda musibah dengan memberikan  perhatian, kepedulian dan bantuan," kata Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini membeli dua foto yang dipamerkan dengan total harga Rp 75 juta rupiah. Dana tersebut akan disumbangkan untuk membangun Huntara di NTB. Sebelum menyelenggarakan Expo Huntara, DPR RI juga telah melakukan berbagai aksi dan kegiatan lainnya. Mulai dari kunjungan ke lokasi terdampak, mengirim relawan dan sumbangan, serta memastikan pemerintah bekerja maksimal dalam membangun NTB pasca gempa.

"Dari laporan terakhir yang disampaikan kepala BNPB dalam rapat konsultasi, terdapat 167.961 rumah yang dilaporkan rusak dan pengungsi berjumlah 445.343. Saat ini sudah ada 5.583 rekening yang terisi untuk penanganan rumah rusak berat. Kita juga mendukung BNPB yang mengajukan anggaran sebesar Rp 4,1 triliun untuk membangun 84 ribu rumah yang rusak," jelas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini berharap nantinya pembangunan Huntara bisa diintegrasikan dengan pengembangan ekonomi disekitarnya. Dengan demikian, secara perlahan kehidupan dan kesejahteraan warga bisa kembali pulih.

"Insya Allah dengan kepedulian kita bersama, musibah ini bisa segera berlalu. Saudara-saudara kita bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. NTB akan kembali bangkit, rakyat akan kembali sejahtera," pungkas Bamsoet.

KOMENTAR ANDA